Angkatan Laut AS Pesan 50 Rudal Hipersonik Blackbeard Pertama
Sebuah startup pertahanan asal California kini menjual rudal hipersonik dengan harga yang jauh lebih terjangkau, bagaikan mobil mewah ketimbang mansion. Hal ini menandakan perubahan dalam penetapan harga senjata.
Rudal Blackbeard buatan Castelion dapat melaju lebih dari Mach 5 dan kabarnya biaya per unitnya akan di bawah $300.000 setelah produksi penuh dimulai. Ini tentu saja jauh lebih murah dibandingkan dengan harga roket hipersonik yang biasanya mencapai angka yang sangat tinggi.
Pemesanan yang resmi terjadi pada 16 Juni 2026, ketika Angkatan Laut AS memesan 50 unit rudal ini dengan total biaya mencapai $23,4 juta.
Pembelian Nyata Pertama oleh Angkatan Laut
Pemesanan ini juga mencakup 50 kontainer pengiriman dan penyimpanan, yang sebagian besar berfungsi melalui pabrik besar Castelion di New Mexico.
Ini adalah pembayaran ketiga oleh Angkatan Laut dalam lima bulan terakhir, setelah mereka menggelontorkan $50 juta pada bulan Februari untuk mendorong Blackbeard dari tahap prototipe menuju penggunaan operasional.
Di bulan April 2026, Angkatan Laut berkomitmen mengeluarkan tambahan $105 juta khusus untuk mengintegrasikan Blackbeard pada pesawat F/A-18 dan melaksanakan pengujian kecocokan carrier sebelum rudal bisa beroperasi dengan aman dari dek kapal induk.
Menurut Bryon Hargis, CEO sekaligus salah satu pendiri Castelion, dana tersebut mencerminkan komitmen Angkatan Laut untuk “mengembangkan kemampuan serangan jarak jauh yang terjangkau dan dapat diproduksi.”
Castelion didirikan oleh mantan insinyur SpaceX dan telah menyelesaikan lebih dari dua puluh uji terbang dalam waktu tiga tahun.
Salah satu uji terbang tersebut dilakukan di Dugway Proving Ground milik Angkatan Darat di Utah pada akhir tahun 2025.
Castelion juga telah bekerja sama dengan Saronic, pembuat kapal tanpa awak, untuk mendemonstrasikan peluncuran rudal Blackbeard dari kapal permukaan robotik di laut.
Jika uji coba ini terus menunjukkan hasil positif, rencana jangka panjangnya adalah membeli rudal Blackbeard dengan jumlah ribuan, bukan lagi puluhan.
Pada bulan Mei 2026, perusahaan ini menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Pertahanan AS untuk memproduksi sekitar 500 senjata setiap tahun selama beberapa tahun ke depan.
Komponen Murah dari Industri yang Tidak Terkait
Aksesibilitas harga Blackbeard sangat bergantung pada komponen yang dipinjam dari berbagai industri yang jauh dari metode dan vendor manufaktur dirgantara tradisional.
Sean Pitt, COO perusahaan, menyatakan bahwa mereka menggunakan Field-Programmable Gate Arrays (FPGA) yang awalnya dirancang untuk sistem bantuan pengemudi dan kendaraan listrik.
Prosesor otomotif ini dihargai sekitar sepersepuluh dari biaya setara di industri dirgantara dan memiliki waktu pengiriman yang enam kali lebih cepat, ujar Pitt.
Castelion juga telah mengganti pipa metal berkualitas dirgantara dengan pipa presisi yang dirancang untuk operasi fracking di sektor minyak dan gas.
Pipa-pipa ini tahan terhadap tingkat panas dan tekanan yang setara dengan kebutuhan motor roket, dan mereka berasal dari banyak vendor dengan biaya yang lebih rendah.
Startup pesaing, Anduril, juga mengadopsi pendekatan serupa, menggunakan teknologi pencampuran dari industri farmasi untuk memproses bahan bakar motor roket jauh lebih cepat dibandingkan metode kuno.
Castelion, yang baru-baru ini dinilai hampir $3 miliar, telah mengamankan kontrak dengan Pentagon untuk lebih dari 500 senjata hipersonik berdasarkan kesepakatan yang ada.

