Bitcoin kembali menunjukkan performa yang apik pekan ini, dengan tes berulang di level psikologis $75,000 meski belum bisa bertahan di atasnya. Pada saat penulisan, harga aset ini berada di sekitar $74,827, naik 1.7% dalam 24 jam terakhir dan 5.5% sepanjang minggu, berdasarkan data dari crypto.news.
Kenaikan ini didorong oleh permintaan institusi yang kembali meningkat dan sentimen makroekonomi yang membaik, seiring dengan investor yang mulai menilai kembali risiko setelah beberapa minggu ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Aliran ETF Kembali Masuk seiring dengan Penguatan Permintaan Institusi
Data dari SoSoValue menunjukkan bahwa 12 ETF Bitcoin spot mencatat aliran masuk bersih sebesar $597.50 juta dalam dua hari terakhir. Aliran ini menandakan kembalinya partisipasi institusi setelah periode ketidakpastian akibat risiko konflik yang meningkat di Timur Tengah.
Sentimen pasar membaik setelah laporan bahwa Pakistan mungkin menjadi tuan rumah putaran kedua pembicaraan damai antara AS dan Iran di Islamabad. Diskusi ini diduga mencakup upaya diplomatik lebih luas setelah ketegangan militer dan perdagangan yang baru-baru ini terjadi, termasuk pembatasan di sekitar Selat Hormuz. Prospek yang membaik ini membantu mengembalikan selera terhadap aset berisiko, dengan Bitcoin menjadi salah satu penerima manfaat utama saat modal berpindah kembali ke pasar digital.
Likuidasi Posisi Pendek Menambah Volatilitas Harga
Sementara itu, pergerakan naik Bitcoin memicu likuidasi yang signifikan di sektor derivatif. Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa sekitar $152.2 juta dalam posisi pendek sudah dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, meningkatkan momentum harga karena para trader bearish terpaksa menutup posisi mereka.
Sebagai tambahan, efek makro lebih luas juga mendukung pergeseran sentimen ini. Harga minyak mentah telah mereda, dengan West Texas Intermediate diperdagangkan sekitar $92 dan Brent sekitar $96.50, yang membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan memperbaiki kondisi bagi aset berisiko.
Yang menarik, Bitcoin menunjukkan stabilitas yang tidak biasa dengan diperdagangkan dalam rentang yang sempit meski ada pergeseran ekspektasi suku bunga, ketegangan geopolitik, dan kebisingan pasar yang lebih luas.

