[BENGALURU] Apple, sebagai pembuat iPhone, memimpin pengiriman smartphone global pada kuartal pertama 2026, dengan pertumbuhan 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun demikian, pengiriman smartphone secara keseluruhan mengalami penurunan karena kekurangan komponen memori, menurut laporan yang dirilis oleh Counterpoint Research pada Jumat (10 April).
Pada kuartal tersebut, pengiriman smartphone global turun 6 persen dibandingkan tahun lalu. Tekanan dari ketegangan di Timur Tengah juga memengaruhi sentimen konsumen, kata firma riset tersebut.
Untuk pertama kalinya, Apple memimpin pasar smartphone pada kuartal pertama dengan pangsa pasar sebesar 21 persen, menurut Counterpoint.
Pertumbuhan ini diatribusikan pada posisi premium Apple, rantai pasokan yang terintegrasi, dan kinerjanya di Cina.
Pada sembilan minggu pertama tahun 2026, penjualan smartphone Apple di Cina melonjak hingga 23 persen.
Sementara itu, pengiriman Samsung mengalami penurunan 6 persen dari tahun sebelumnya, dengan pangsa pasar 20 persen. Penundaan peluncuran Galaxy S26 dan kelemahan di segmen entry-tier menjadi faktor yang menekan volume penjualan, menurut penelitian tersebut.
Xiaomi tetap di posisi ketiga dengan pangsa pasar 13 persen, tetapi mengalami penurunan terbesar di antara lima merek teratas, menurut laporan itu.
Menurut analis Counterpoint, Shilpi Jain, penurunan total pengiriman terutama disebabkan oleh produsen memori yang lebih memprioritaskan pusat data AI dibandingkan produk elektronik konsumen.

