- Peneliti menemukan jaringan kejahatan siber besar yang beroperasi di komputer dan domain terinfeksi dengan versi WordPress yang sudah usang
- Investigasi StopAndProtect mengungkap bahwa sistem manajemen konten WordPress adalah kunci keberhasilan jaringan tersebut; baik perangkat lunak inti maupun plugin pihak ketiga telah disusupi
- Ada sekitar 2.000 situs WordPress yang dibajak oleh jaringan kejahatan siber ini
Check Point Research baru saja mengungkap jaringan kejahatan siber global yang mengandalkan jaringan situs WordPress. Penyelidikan terhadap operasi yang dinamakan “StopAndProtect” menemukan 5.000 komputer terinfeksi di seluruh dunia serta 2.000 domain WordPress yang terlibat.
WordPress saat ini mengelola sekitar 43% situs web di seluruh dunia, menjadikannya sebagai CMS (Content Management System) yang paling signifikan. Platform ini adalah pembuat situs web paling populer dan cocok untuk berbagai jenis website, mulai dari halaman tunggal, blog sederhana, hingga situs berita besar dan bahkan toko online.
Para peneliti menemukan bahwa jaringan kejahatan ini melakukan beberapa kesalahan yang akhirnya mengungkap operasi mereka. Beberapa kesalahan tersebut meliputi screenshot dan log korban, alat internal, serta file yang merujuk pada domain yang dibajak. Meskipun hal ini cukup memberikan rasa aman, investigasi StopAndProtect menimbulkan kekhawatiran soal keamanan situs WordPress.
Cara StopAndProtect Beroperasi
WordPress telah lama menjadi target bagi peretas yang mencari cara mudah untuk meng-host malware dan menjalankan botnet, dengan sejumlah insiden penting yang terjadi sepanjang sejarahnya. Namun, CMS ini tetap hadir sebagai platform gratis dan open source, serta mudah diatur berkat skrip instalasi dan plugin pembuat situs.
Awalnya, StopAndProtect adalah nama yang diberikan untuk ransomware yang ditemukan oleh Check Point Research pada awal 2026, tetapi mereka memutuskan untuk menggunakan nama itu untuk seluruh operasi, karena ditemukan bahwa serangan ini tidak hanya mendistribusikan ransomware.
Eli Smadja dari Check Point Research menyatakan, “StopAndProtect menunjukkan bagaimana pelaku kejahatan dapat mengubah ribuan situs WordPress yang dikelola dengan buruk menjadi infrastruktur kriminal terdistribusi untuk pengiriman malware, pengawasan, pencurian data, dan ransomware.”
Apa Semua Domain WordPress Rentan Dibajak?
Melihat banyaknya situs WordPress yang terdampak oleh jaringan kejahatan yang terungkap dalam investigasi ini dan posisinya yang terkenal di pasar CMS dan pembuat situs, pertanyaan yang muncul adalah: apakah WordPress masih aman?
Berdasarkan temuan penelitian, para peneliti mendesak organisasi untuk waspada terhadap prompt CAPTCHA yang tidak terduga yang meminta mereka untuk menyalin, menempel, atau menjalankan perintah. Mereka juga mengingatkan untuk menjaga perangkat dan perangkat lunak keamanan tetap terupdate, serta segera meninggalkan situs web yang meminta langkah-langkah tidak biasa di luar browser,” tambah Smadja.
Banyak usaha kecil mengandalkan WordPress untuk lalu lintas web yang menjangkau publik, dan dalam beberapa kasus juga untuk keperluan internal. Investigasi StopAndProtect menyoroti sebuah situs WordPress yang dijalankan dengan versi CMS berusia lima tahun dan terkompromi oleh sekitar 40 kerentanan.
Jika ada kekhawatiran seputar WordPress, solusi tercepat adalah memastikan situs tersebut menggunakan versi terbaru, dan bahwa plugin tidak hanya berfungsi sebagaimana mestinya, tetapi juga sepenuhnya terupdate.
Menjaga siklus pembaruan WordPress secara rutin bisa mencegah situs dari pembajakan, dan strategi ini sebaiknya dilakukan bersamaan dengan penyedia layanan web yang memantau intrusi serta aktivitas mencurigakan.

