D-Link G572: Ulasan Singkat
Di selatan Inggris, koneksi internet seharusnya cukup baik. Namun, seiring berkembangnya daerah New Forest, kecepatan koneksi mulai menurun dan makin tidak stabil. Ini jadi masalah besar bagi pelaku bisnis yang memerlukan koneksi yang handal. Ketika jaringan fiber di rumah tiba-tiba mengalami masalah, saya langsung mengambil router mobile yang biasa saya gunakan untuk kembali terhubung.
Namun, kali ini, jaringan fiber ini sudah lebih dari seminggu tidak berfungsi. Saya pun mulai mencari solusi yang lebih permanen. Syukurnya, D-Link G572 tersedia untuk direview, dan telah menawarkan kecepatan koneksi 4G yang mengesankan.
Dibandingkan router 5G portabel yang biasa saya gunakan, D-Link G572 memerlukan sumber daya AC. Meskipun begitu, jangkauan wireless-nya hampir setara dengan router Eero 6 yang biasanya kami gunakan di rumah. Di lokasi dengan koneksi yang sering buruk, antena powerfull-nya benar-benar berfungsi.
Meskipun saya belum bisa terhubung ke jaringan 5G, kecepatan 4G mencapai hampir 80 Mbps dengan kecepatan upload sekitar 6 Mbps. Meskipun jauh dari koneksi fiber, ini sangat membantu saat koneksi sangat dibutuhkan untuk bekerja dan hiburan.
Router ini bukan hanya berfungsi menggantikan koneksi fiber di rumah, tetapi juga di kantor. Di tempat yang dulu juga sering mengalami masalah, koneksi seluler sekarang sudah cukup mumpuni untuk email, browsing, dan streaming musik, meski video mungkin masih jadi impian.
Di rumah, saya bisa menghubungkan beberapa perangkat dengan efisiensi yang mengejutkan. Biasanya, saya memiliki dua hingga tiga mesin, tiga vacuum robot, Alexa, dan beberapa ponsel. Saat malam, koneksi tetap terjaga meskipun partner saya juga menggunakan laptop dan Fire Stick. Umumnya, jumlah koneksi ini bisa memperlambat, terutama jika router mobile perlu diletakkan dekat dengan perangkat. Namun di sini, meskipun diposisikan di lantai lain, kecepatan koneksi tetap impresif.
Saya juga mengamati model sebelumnya, D-Link G530, dan terkesan dengan performa Wi-Fi 6-nya. Model baru ini meningkatkan kecepatan koneksi menjadi Wi-Fi 7 dan menambah tiga port jaringan di bagian belakang. Kenaikan performa ini signifikan, memungkinkan banyak pengguna beralih dari koneksi broadband kabel, meskipun terbatas pada 4G.
Jika Anda memerlukan koneksi cepat dan andal untuk workshop, studio, kantor, atau rumah di mana tidak ada koneksi fiber, atau Anda memiliki koneksi 5G yang baik dan ingin mengandalkan jaringan seluler, ini adalah pilihan yang hebat. Meskipun harganya cukup tinggi dan paket data juga bisa mahal, dampak tidak adanya internet membuat alat ini menjadi investasi yang berharga untuk bisnis Anda.
D-Link G572: Harga dan Ketersediaan
- Berapa harganya? £350
- Kapan dirilis? Sekarang
- Dapatkan di mana? Online di retailer besar
D-Link G572 saat ini dijual dengan harga sekitar £350 untuk unit dasar. Selain itu, Anda juga perlu memilih kontrak SIM mobile. Dalam pengujian ini, saya menggunakan paket Unlimited dari Vodafone yang tidak terbatas pada penggunaan dan kecepatan, dengan biaya sekitar £250 per tahun.
Meski ada paket data yang lebih murah, jika Anda bergantung pada internet dan koneksi yang stabil, paket ini, meskipun hanya terbatas pada kecepatan 4G, akan memastikan bisnis Anda tetap beroperasi.
D-Link G572: Spesifikasi
Antenna: 10 x antena Wi-Fi internal, 4 x antena LTE/5G NR internal, dengan dua dapat diganti dua antena eksternal TS-9
Interface: 4 x port Gigabit Ethernet LAN, 1 x port WAN Ethernet 2.5 Gigabit, 1 x slot kartu SIM
Kecepatan wireless: 7200Mbps (5GHz hingga 5764Mbps / 2.4GHz hingga 1376Mbps)
Ukuran: 137 × 146 × 205mm; 660g
Sistem Operasi: Firmware router dengan manajemen UI Web dan aplikasi D-Link Falcon
Aksesori: Adaptor daya
Standar Wi-Fi: IEEE 802.11be/ax/ac/n/g/b/a
Keamanan: WPA/WPA2/WPA3, firewall SPI, anti-spoofing, penyaringan IP, dan dukungan DMZ
D-Link G572: Desain
Dibandingkan dengan G530, D-Link G572 tampil dengan desain menara putih yang ramping dan cocok diletakkan di rak atau ambang jendela. Selama pengujian, saya memindahkan router untuk menemukan sinyal terkuat di rumah. Tanpa layar, Anda bergantung pada aplikasi pendamping untuk mengecek kekuatan sinyal. Meskipun hanya terdeteksi tiga bar, performanya sudah maksimal untuk area tersebut.
D-Link G572 ini memang mudah diposisikan dekat dengan sumber daya, dan saya menemukan tempat yang baik dengan cepat. Dengan beberapa solusi daya, bahkan saya bisa menghubungkannya selama tidak ada soket terdekat.
Dari segi fitur, D-Link G572 menawarkan dukungan 5G dan Wi-Fi 7 yang membawa performa lebih baik dan kompatibilitas luas dengan perangkat lama. Dengan kecepatan yang terbatas hanya pada jaringan seluler, router ini tetap memberikan kinerja yang baik dalam penggunaan sehari-hari.
D-Link G572: Kinerja
Skor Tes
Kecepatan Unduh: 79.3Mbps (jaringan 4G)
Kecepatan Unggah: 5.97Mbps (jaringan 4G)
Router ini sangat berguna di lokasi tanpa koneksi internet kabel, dan dapat dengan mudah berfungsi sebagai pengganti saat koneksi menjadi tidak stabil. Dengan pemasangan yang mudah dan penggunaan aplikasi pendukung, pengaturan router ini menjadi sangat simpel.
Setelah terhubung, kecepatan unduh mencapai 80 Mbps, meskipun kecepatan unggah lebih lambat di kisaran 5-6 Mbps. Router ini tetap memberikan kecepatan yang impresif meski menggunakan koneksi 4G.
Secara keseluruhan, D-Link G572 adalah pilihan tepat sebagai cadangan untuk koneksi internet yang tidak dapat diandalkan. Meskipun mungkin terlihat mahal, investasi ini akan sangat berharga bagi siapa saja yang membutuhkan koneksi internet yang handal.

