Spanyol tentu ingin mendapatkan keuntungan atas Argentina di final Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar pada hari Minggu. Namun, satu pertanyaan besar adalah bagaimana kondisi salah satu pemain andalan mereka, Lamine Yamal—bintang muda berusia 19 tahun yang bermain di posisi sayap kanan—khususnya pada kaki kirinya. Yamal terlihat terpincang setelah kemenangan semifinal Spanyol melawan Prancis dan tidak ikut dalam latihan teknik passing pada hari Kamis, yang memunculkan banyak spekulasi mengenai cedera yang dialaminya.
Yamal Tidak Ikut Berlatih pada Kamis
Yamal dan kaki kirinya hadir di lapangan latihan, dan ia berpartisipasi dalam beberapa latihan peregangan ringan. Namun, ia tidak ikut dalam drill lainnya, dan paha kirinya terbalut perban. Di samping itu, belum jelas benar seberapa serius masalah yang mungkin terjadi pada paha Yamal. Staf pelatih Spanyol menyatakan bahwa ketidakhadirannya dalam latihan adalah bagian dari manajemen beban tim, dan mereka meyakinkan bahwa pemain yang biasanya memperkuat Barcelona ini akan sepenuhnya siap pada hari Minggu. Latihan hari itu juga dipengaruhi oleh asap kebakaran hutan di Kanada yang melanda area New York-New Jersey, seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya.
Sebelum memasuki Piala Dunia 2026, Yamal sudah dibebani ekspektasi besar. Menurut peringkat Ryan O’Hanlon untuk ESPN, Yamal adalah pemain kedua terbaik di turnamen ini, hanya kalah dari Ousmane Dembélé dari Prancis, dan 13 peringkat di atas Lionel Messi. Walaupun Yamal belum sepenuhnya menunjukkan performa sebagai pemain kedua terbaik, ia tetap memberikan dampak dengan satu gol dan lima peluang di tujuh pertandingan. Yang lebih menarik, tim nasional Spanyol belum pernah kalah dengan Yamal dalam lineup, tak terkalahkan dalam 14 pertandingan berturut-turut.
Yamal Masuk Piala Dunia 2026 Sambil Pulih dari Cedera Hamstring
Yamal juga memasuki Piala Dunia 2026 dengan proses pemulihan dari cedera hamstring kiri. Cedera hamstring dapat bervariasi dalam tingkat keparahannya, mulai dari tarikan Grade 1 yang tergolong ringan, hingga Grade 3 di mana otot bisa robek total. Waktu pemulihan untuk cedera hamstring bisa berkisar dari beberapa hari hingga berbulan-bulan. Cedera ini terkadang dapat mengganggu, dalam artian bisa mudah terulang kembali.
Menjelang akhir pertandingan semifinal pada hari Selasa, Yamal terlihat memegang kaki kirinya seolah merasakan sakit setelah menahan serangan bintang Prancis, Kylian Mbappe. Namun, Yamal tidak meminta perawatan medis saat itu dan tetap bermain hingga akhir pertandingan. Melihat Yamal terpincang setelah pertandingan tentu membuat penggemar bertanya-tanya apakah ia mengalami cedera pada hamstringnya lagi.
Informasi Terkait Kondisi Kaki Yamal Masih Belum Cukup
Tanpa melakukan pemeriksaan langsung atau melihat laporan medisnya, sangat sulit untuk memastikan seperti apa situasi kaki Yamal saat ini. Staf pelatih Spanyol kembali menegaskan bahwa ia cukup fit untuk bermain pada hari Minggu. Namun, tidak jarang tim tidak sepenuhnya jujur tentang kesehatan pemainnya untuk mencegah lawan mendapatkan keuntungan dari informasi tersebut.
Sekali lagi, Yamal tidak melakukan banyak hal selain peregangan dalam sesi latihan terbuka pada hari Kamis. Jadi, wajar saja untuk bertanya-tanya apakah ia kembali memperparah cedera hamstring kiri tersebut. Jika benar demikian, ia masih memiliki tiga hari untuk beristirahat sebelum laga, yang mungkin cukup untuk memulihkan kondisinya.

