Zoom baru saja menambal celah keamanan yang sangat serius pada beberapa produknya yang memungkinkan pelaku ancaman untuk mengambil alih akun pengguna secara jarak jauh.
Dalam sebuah pemberitahuan keamanan, Zoom menginformasikan bahwa mereka telah memperbaiki bug “Improper Input Validation” yang mempengaruhi Zoom Desktop Client untuk Windows (sebelum versi 7.0.0), Zoom VDI Client untuk Windows (sebelum versi 7.0.10, 6.6.15, dan 6.5.18), serta Zoom Meeting SDK untuk Windows (sebelum versi 7.0.0). Meski begitu, mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai cara kerja celah ini.
Celah ini kini tercatat sebagai CVE-2026-53412, dengan skor severitas 9.8 dari 10, yang berarti sangat kritis. Pengguna diimbau untuk melakukan pembaruan perangkat lunak ke versi terbaru.
Celah Keamanan Lainnya
Mungkin celah ini adalah yang paling berbahaya, tetapi bukan satu-satunya bug yang baru-baru ini ditangani oleh Zoom. Perusahaan juga telah memperbaiki beberapa celah lainnya yang kurang parah, termasuk bug “time-of-check to time-of-use” (TOCTOU) yang mempengaruhi Zoom Workplace untuk Windows sebelum versi 7.0.5, Zoom Workplace VDI Client dan VDI Plugin sebelum versi 6.5.17/6.6.14, serta Zoom Rooms untuk Windows sebelum versi 7.0.5, dan Remote Control untuk Zoom Contact Center sebelum versi 7.0.0. Bug ini tercatat sebagai CVE-2026-53410 dengan skor severitas “tinggi†7 dari 10.
Selain itu, ada dua celah lain yang patut dicatat, yaitu CVE-2026-53409, sebuah celah manajemen hak akses yang tidak tepat di Zoom Rooms untuk Windows sebelum versi 7.1.0, dan CVE-2026-53411, yang juga merupakan celah “input validation” yang berisiko tinggi pada Zoom Workplace VDI Plugin untuk Windows sebelum versi 6.6.14.
Zoom menemukan semua celah ini secara internal dan menyatakan bahwa tidak ada bukti bahwa celah-celah tersebut disalahgunakan dalam serangan dunia nyata sebelumnya.
Zoom Workplace, platform kolaborasi serba ada dari perusahaan ini, menawarkan layanan rapat video, obrolan tim, telepon, email, kalender, penjadwalan, papan tulis, dan berbagai alat produktivitas lainnya. Ini adalah evolusi dari aplikasi Zoom Meetings yang kini bersaing dengan platform seperti Microsoft 365 dan Google Workspace.

