Mode Xbox Microsoft Masih Belum Tersedia untuk Beberapa Pengguna Windows 11
Microsoft mulai menghadirkan mode Xbox untuk pengguna Windows 11 pada 30 April melalui pembaruan opsional. Namun, sayangnya, masih ada beberapa pengguna yang belum melihat fitur ini muncul di perangkat mereka.
Menurut laporan dari Windows Latest, Microsoft telah memperingatkan pengguna Windows 11 bahwa mode Xbox mungkin belum tersedia untuk semua, bahkan setelah pembaruan terbaru pada Mei 2023 (KB5089549), karena fitur ini masih terkunci untuk pasar tertentu.
Hal ini sempat dicatat dalam blog resmi saat pengumuman peluncuran, yang juga menjelaskan mengapa sejumlah pengguna masih tidak mendapatkan akses ke antarmuka mirip konsol ini, meski sudah menginstal fitur dari pembaruan opsional 30 April.
Windows Latest juga menyoroti bahwa Microsoft menggunakan Controlled Feature Rollout (CFR), yang artinya kode untuk mode Xbox sudah ada di komputer pengguna, namun belum aktif. Microsoft masih perlu mengaktifkan fitur ini melalui pengaturan di sisi server.
Sebenarnya, langkah ini diambil Microsoft untuk memantau masalah seperti bug atau crash terlebih dahulu sebelum memperluas peluncuran fitur ke lebih banyak pengguna PC. Mengingat banyaknya bug dan masalah mengganggu yang dialami oleh Windows 11, strategi ini terasa sangat wajar, meski tentunya akan menuntut kesabaran ekstra dari pengguna.
Beberapa pengguna yang beruntung mungkin bisa menemukan mode ini di Pengaturan > Permainan > Mode Xbox (atau mungkin tertera dengan label ‘Pengalaman Layar Penuh’) dan kemudian mencentang kotak ‘Aktifkan Mode Xbox’. Ini akan memberikan opsi bagi mereka untuk dengan mudah beralih antara mode Xbox dan desktop standar Windows 11.
Bagi para gamer yang menggunakan TV atau kurang nyaman dengan mouse dan keyboard, mode Xbox ini sangat ideal. Fitur ini menawarkan pengalaman navigasi yang sama dengan yang tersedia di Asus ROG Xbox Ally X handheld, sekaligus menjadi cara Microsoft untuk bersaing dengan mode permainan SteamOS dari Valve.
Setelah proses peluncuran selesai, Microsoft juga perlu memberikan pembaruan yang konsisten agar dapat bersaing dengan SteamOS di dunia game. Jika tidak, mereka mungkin akan kesulitan mendapatkan hati para penggemar, terutama mengingat aktivitas pembaruan yang sering dilakukan oleh Valve.

