Bitcoin berhasil kembali melampaui angka $80.000 di tengah reli pasar risiko yang lebih luas, namun perusahaan perdagangan yang berbasis di Singapura, QCP Capital, mengingatkan untuk tetap waspada. Mereka menunjuk pada sinyal pasar opsi, latar belakang makroekonomi yang rapuh, dan tekanan yang muncul di Jepang, yang bisa memperketat likuiditas global sebelum kenaikan berikutnya terkonfirmasi.
Menurut pembaruan pasar terbaru QCP yang diunggah di X, pemicu pemulihan ini adalah penghentian “Project Freedom” oleh Trump — operasi yang dipimpin AS untuk mengarahkan kapal melalui Selat Hormuz — setelah pemerintah mengklaim telah terjadi “kemajuan besar” dalam pembicaraan dengan Iran. Pasar merespons langkah ini sebagai sinyal de-eskalasi. Harga minyak merosot, saham merangkak naik, dan dolar melemah saat para pedagang mulai memperhitungkan risiko gangguan di Hormuz.
Bitcoin Ikut Dalam Gelombang Risiko — Tapi Ada Catatan
Bitcoin sepenuhnya ikut serta dalam pemulihan ini, berhasil merebut kembali level $80.000 saat S&P 500 mencatat bulan terbaiknya sejak 2020, dengan semikonduktor memimpin kenaikan saham berkat hasil kuat dari sektor AI dan panduan pengeluaran modal yang solid.
Berdasarkan analisis QCP, pergerakan ini semakin menguatkan keterkaitan baru BTC dengan aset berisiko — sekali lagi diperdagangkan sebagai ekspresi likuiditas yang tinggi, kelemahan dolar, dan selera risiko yang lebih luas, bukan sebagai penyimpan nilai independen. Kembalinya $80.000 terlihat mendasar, tetapi QCP tetap berhati-hati.
Pasar Opsi Belum Mengonfirmasi Kenaikan
Meski harga spot telah naik di atas $81.000 dan mencatat lebih dari 6% kenaikan dalam seminggu, QCP menunjukkan bahwa pasar opsi belum mengonfirmasi lonjakan yang nyata. Volatilitas terkandung satu bulan berada di sekitar 41%, mendekati bagian bawah rentang terbarunya. Volatilitas jangka pendek melemah meski harga spot bergerak naik — sebuah sinyal, menurut QCP, bahwa para investor lebih memilih melindungi diri dari risiko ketimbang bersiap untuk kenaikan lebih lanjut.
Skew juga menampilkan cerita serupa. Risk reversal 30 hari tetap pada posisi kaya put (bearish) di sekitar -5.5 vol, yang berarti investor berpartisipasi dalam potensi kenaikan tetapi tetap membayar untuk perlindungan downside. Menurut QCP, pasar terlihat optimis tetapi hati-hati — bukan dalam keadaan euforia. Perbedaan ini penting untuk memahami seberapa awet pergerakan saat ini.
Jepang: Risiko Makro yang Diabaikan
Di luar Fed dan Iran, QCP menggarisbawahi Jepang sebagai titik tekanan baru yang perlu perhatian lebih dekat. Yen masih lemah, risiko intervensi dari Kementerian Keuangan kembali muncul, dan imbal hasil Obligasi Pemerintah Jepang (JGB) naik tajam — kombinasi ini menunjukkan pasar sudah menghitung risiko inflasi impor yang akan berpengaruh pada CPI Jepang.
Jika USDJPY kembali mendekati level 160, risiko intervensi meningkat secara signifikan. Kenaikan berkelanjutan dalam premium jangka JGB, seperti yang diperingatkan oleh QCP, dapat memperketat likuiditas global — dinamika ini memiliki konsekuensi yang lebih jauh dari Tokyo untuk aset berisiko secara umum.
Jalan ke Depan Semakin Sempit
Kesimpulan QCP cukup realistis. Reli bulan April adalah nyata, namun perusahaan ini menggambarkannya sebagai pemulihan yang dipimpin oleh pendapatan dan likuiditas di tengah latar belakang makro yang rapuh, bukan sebagai perubahan rezim yang bersih. BTC bisa terus meningkat jika aliran ETF, kelemahan dolar, dan harga saham tetap solid — tetapi reli ini tetap rentan terhadap imbal hasil nyata, harga minyak, premium jangka, dan risiko intervensi FX.
Dengan minat terbuka yang terpusat di sekitar rentang $80.000–$85.000, tembusan meyakinkan di atas $82.000–$83.000 adalah level yang harus diperhatikan. Sampai ambang batas itu terlampaui, QCP mengisyaratkan bahwa reli mungkin akan terus pudar pada setiap kenaikan tajam di harga minyak, USDJPY, atau imbal hasil global.
Perkembangan ini menandai titik penting bagi Bitcoin dalam siklus saat ini — beberapa sesi ke depan akan menentukan apakah momentum bulan April adalah awal dari sesuatu yang struktural atau hanya perdagangan sementara yang ditopang oleh waktu yang dipinjam.
Saat tulisan ini dibuat, Bitcoin diperdagangkan sekitar $81.000, tetap di atas level krusial $80.000 saat pasar menunggu pemicu makro berikutnya.

